Hahaha
aku hanya pemimpi unggul
yang menyimpan itu di atas kepala
Hahaha
coba saja
Kau gagal lagi?
I'm done.
Semoga kelak bahagiaku tidak membuat oranglain iri
Begitupun sebaliknya
Seharusnya aku cukup puas, namun ada saja gejolak di hati yang berontak
Sungguh aku ingin ku akhiri ini
Lelah hati yang tak kunjung menepi
Bukan satu dua atau bahkan tiga
banyak sekali
Rangkaian yang seharusnya tidak kupikirkan
Ku kira ini akan menemukan tepi
yang ada hanya berubah bentuknya saja
Wishlist untuk diri aku sendiri.
Lolos CPNS Kejaksaan 2026
Sekolah S2
Rapihin rumah
Daftar Haji
Umroh
Jalan-jalan ke Jepang, Korea, Swiss
gpp banget kan punya mimpi-mimpi kaya gini?
Nyatanya aku tidak sekuat yang kukira
Aku kira aku bisa melewatinya dengan lapang dada
berjalan saja
Namun, satu per satu kenyataan terkuak
kemudian bertubi-tubi menghantamku
Ingin rasanya mati namun
apajadinya aku di alam kubur sana
Ya Tuhan sampai kapan aku begini?
Diuji-Mu bertubu-tubi
Ya Allah hanya Kau yang mengetahui isi hati
Sejak pukul 00.55 ku terus menatap kebahagiaanku dalam bentuk alhamdulillah sempurna
Aku melihat masa depan
Apakah hanya kita berdua, Nak?
bertiga mungkin dengan pengasuhmu
karena aku mau tidak mau harus bekerja
agar kita bisa hidup
dan memberikan kenyamanan untukmu
Nak, kenapa aku tidak sama sekali melibat Ia dalam renungan ini?
Apakah sebegitunya menyakitkannya yang Ia perbuat?
Namun, hari ini kenapa aku merasa hal-hal tersebut tidak terjadi? Mengalir begitu adanya
Apakah sudah mati yang telah kutanam selama ini?
ataukah mungkin karena adanya kamu, aku masih berdiri disini?
Tuhan, sekuat itukah aku sehingga kau memberikan ujian yang begitu luar biasa? sampai aku tidak pernah membayangkan hari ini akan terjadi padaku
Sebegitu hebatkah aku?
Sebegitu yakinkah Engkau, Tuhan?
Benar adanya, doa Ibu sekaligus Istri menembus langit
HAHAHAHA
Haruskan aku turut berbahagia dengan adanya “ini”, Tuhan?
…
Anakku, bagaimana aku jika kau belum ada di dunia ini?